Rutinitas yang Membuat Bayi Cerdas

Memiliki anak cerdas merupakan idaman setiap orang tua, juga kebanggaan para eyang. Selain faktor genetik, kecerdasan anak dapat diupayakan. Perkembangan otak bayi paling pesat di 1000 hari pertama kehidupan, sehingga stimulasi sudah bisa dilakukan sejak janin masih dalam kandungan. Kemudian dilanjutkan setelah lahir sampai usia 2 tahun. Pada proses perkembangan otak, ada proses mielinasi yaitu pembentukan selubung saraf otak yang disebut mielin. Mielin ini sangat penting pada kecepatan hubungan antar saraf di otak. Mielin akan menebal bila bayi mendapat stimulasi tepat sesuai tahapan perkembangannya. Semakin tebal mielin, anak semakin cerdas. Selain itu, ada sinaps yang berpengaruh pada koneksi antar saraf dan kemampuan daya ingat anak. Sinaps baru terbentuk, jika ada pengalaman dan pembelajaran yang tepat. Semakin kaya stimulasi dilakukan pada bayi, maka semakin banyak sinaps-sinaps yang terbentuk. Tema pertama di tahun 2025 oleh ‘Tantangan Blogging Mamah Gajah Ngeblog’ ...