Menghitung Harga Susu Anak
Punya anak usia 6,5 tahun namun besarnya
seperti anak 5 tahun, membuatku merasa semakin resah. Sebentar lagi masuk SD.
Bagaimana kalau dia terlalu kecil diantara teman-teman dan membuatnya minder?
Akibat kelalaianku, dia memang telah melewatkan momen emas pertumbuhan di 1000
Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pemeriksaan menjadi momen yang menakutkan bagi
aku, ibunya yang punya banyak penyesalan. Namun untuk masa depannya, aku
mengumpukan tekad memberanikan diri setelah sekian lama berkunjung ke Dokter
Spesialis Anak lagi. Bertemu dokter yang tidak men-judge sungguh melegakan. Walau tampaknya seperti ingin bilang tidak
banyak yang bisa dilakukan. Dokter menyarankan salah satunya minum susu tinggi
kalori.
Bicara susu tinggi kalori, bukan jenis
susu formula yang dijual bebas tanpa rekomendasi dokter atau ahli gizi.
Konsumsi sembarangan apalagi secara berlebihan bisa membuat anak obesitas. Susu
khusus ini juga dikenal dengan harganya yang mahal. Semahal apa? Kita hitung
yuk!
Banyaknya jenis susu dipasaran akan
membuat bingung, maka kita ambil yang kategorinya sama untuk mendapatkan hasil
perbandingkan secara tepat. Saya pilih susu formula bentuk bubuk untuk anak
usia 3-8 tahun. Kenapa variabel usia ini penting? Karena harga susu untuk usia
tertentu sangat berbeda seperti susu khusus bayi prematur harganya lebih mahal
daripada susu untuk anak dua tahun.
Selanjutnya ambil sampel beberapa merek
susu dengan berat gram yang sama atau mendekati. Sepintas kita bisa lihat
bagaimana perbedaan harganya ya, mana yang paling mahal dan yang lebih irit.
Tinggal bagi saja harga tertera dengan berat yang tertera pada kemasan, maka
dapat hasil harga per gram. Kupikir awalnya begitu tapi ternyata tidak
sesederhana itu.
Aku menyadari cara hitung ini setelah habis beberapa kaleng tapi kurang tampak hasilnya di anak. Ternyata yang kulakukan selama tidak tidak tepat. Kenapa? Karena mengurangi takaran dan tidak mengikuti dosis pengenceran yang dianjurkan. Bila pada kemasan tertera 8 takaran sendok, aku hanya berikan setengahnya. Rugi uang terlebih rugi waktu begitulah rasanya. Rugi uang karena harga susunya kini semakin menanjak saja. Rugi waktu karena berlomba-lomba dengan masa pertumbuhan anak yang tak mungkin kembali.
![]() |
Konten Konselor Laktasi @dianasarilaktasi tentang Takaran Susu Anak |
Setelah menyadari kesalahan, aku membuatkan susu anak sesuai dosis yang tertera di kemasan produk. Ketika mengikuti instruksi, kok susunya jadi cepat habis. Pengeluaran bulanan untuk susu meningkat signifikan. Disinilah aku baru menyadari bagaimana menghitung pengeluaran susu anak yang aku jadikan tantangan Mamah Gajah Ngeblog bulan Maret tentang "Life Hack yang Mempermudah Hidup". Mempermudah hidup bagian menghitung rencana anggaran untuk susu anak dalam sebulan.
![]() |
Senang Rasanya Ikut Tantangan MGN 2023 |
Susu kedua, S-26 Promise 4 dari Wyeth Nutrition. Untuk usia 3-12 tahun. Berat 400 gram, harga pertengahan di Rp 85.000. Termasuk jenis susu dengan kalori yang cukup tinggi namun dapat dibeli bebas. Ada sendok takar sendiri di setiap kemasannya.
![]() |
S-26 Promise 4 kemasan 400 gram dan Petunjuk Penggunaanya |
![]() |
SGM Eksplor 5+ kemasan 400 gram dan Petunjuk Penyiapannya |
Ternyata mahal juga ya pengeluaran susu tiap bulan itu. Tapi memang banyak opsi sih, mau yang jutaan atau ratusan aja..terima kasih trick-nya teh
ReplyDeleteIya teh. Susu mahal itu kalau liat harga perkemasan kayak yg gak jauh beda. Tapi ternyata dia kenapa bisa mahal karena takaran minumnya banyak bikin cepet abis wkwk
DeleteSerem banget sih lihat harga susu itu. Makanya aku senang sekali sama dokter-dokter yang tidak terlalu merekomendasikan susu untuk kesehatan usus. Paling beli susu untuk campuran makanan lain seperti sereal atau jadi pengganti santan.
ReplyDeleteBener teh. Ini saya juga kalau gak untuk boost BB anak dan rekomendasi dokter juga, gak segininya sama susu anak
DeleteAmpun teh ... keren pisan ih sempat ya dihitung.
ReplyDeleteHehe pusing ya teh. Saya juga heran sama kok bisa2nya ngitung beginian 😂😅
DeleteWah selamat bersiap masuk SD ya Nak. Semoga ananda sehat walafiat selalu ya Mamah Sistha. :)
ReplyDeleteBegitulah seorang Ibu, pasti mencari optimasi kebutuhan, yang kualitasnya bagus, dan tidak membuat budget pengeluaran membengkak.
Lalu, Mamah Sistha akhirnya stick di susu yang apa?
Aamiin. Nuhun piduana teh Uril. Deg degan si kk mau SD, semoga dia gak terlalu mungil diantara teman2nya nanti.
DeleteSkrg yg budgetny di restu suami di S-26 atau Bebelac 4. Anaknya bilang lebih suka rasa bebelac. Ya udah itu aja. Penting juga pilih yang anak hepi minumnya..